Kamis, 19 September 2019

Pembangunan saluran air di pemukiman warga sudah berlangsung

"HEGARMUKTI MEDIA INFORMASI" 
Pemerintah desa hegarmukti sudah mulai melakukan pembangunan saluran air di pemukiman warga.

Saluran air sangat di butuhkan warga karna hal nya kalo sudah memasuki musim hujan sering banjir, ya karna tidak ada nya saluran air, ada sebelumnya saluran air, tapi sudah banyak sampah dan lumpur. Ucap warga (18.09.2019)

Mari kita jaga saluran air di sekitar lingkungan kita, jangan buang sampah sembarangan, kalo sudah banjirkan kita kita juga yg repot. Ucap ibu ikah atikah




Rabu, 18 September 2019

– Jalan Raya Tegal Danas di Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat rusak dan tidak kunjung diperbaiki. Akibatnya, beberapa bagian jalan penuh kerikil dan debu.



Debu pekat di jalan membuat pengendara harus menutup mulut dan hidung jika melintas di sana. Bahkan pohon dan rumput di sekitarnya pun telah berubah warna karena tertutup 

“Yang paling parah di tanjakan dari arah Kalimalang menuju jembatan tol.  Debunya tebel (pekat) banget,” kata Dede (29), salah seorang pedagang di Pasar Tegal Danas, Jum’at (13/09).

Seorang pengendara, Rian (31) mengaku cukup terganggu saat melintasi Jalan Raya Tegal Danas karena debu cukup banyak apalagi ketika kendaraan besar seperti dump truck dan mobil molen melintas.

“Kalau lewat situ nggak kuat debunya. Mau muter lewat Cibatu terlalu jauh,” kata dia.

Hal yang sama dialami oleh Mohammad Hanif (29). Menurut dia, Jalan Raya Tegal Danas merupakan jalur vital yang menghubungkan Kawasan Industri di Deltamas dan Komplek Perkantoran Pemkab Bekasi sehingga banyak kendaraan yang melintasi jalur tersebut.

Menurutnya, bila jalan tidak segera diaspal maka warga yang kerap melintas atau berada di sekitar badan jalan tersebut bisa terkena penyakit saluran pernafasan (ISPA).

“Debunya kemana-mana apalagi kalau pas ramai, kasihan yang naik motor,” tutupnya.


Sumber :Berita
Cikarang.com

Buka Bumdes EXPO, Bupati Cicipi Nugget Pisang Khas Desa Cibening

Sebanyak kurang lebih 38 Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Kabupaten Bekasi mengikuti Bumdes EXPO yang dipusatkan di Situ Rawa Binong, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat. Ajang informasi dan promosi produk unggulan setiap desa di Kabupaten Bekasi ini akan berlangsung dari tanggal 14 – 16 September 2019 mendatang. 
Usai membuka Bumdes EXPO, Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja didampingi anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Budiyanto serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bekasi, Ida Farida mengunjungi sejumlah stan, salah satunya stan Bumdes Mustika Cibening.
Di lokasi itu, Bupati menyempatkan diri mencicipi nugget pisang, salah satu panganan lokal khas Desa Cibening, Kecamatan Setu berbahan baku pisang Cavendish. Menurut Bupati, nugget pisang tersebut memiliki rasa yang khas. “Ini potensial untuk dikembangkan, apalagi pisangnya juga ditanam di kebun milik sendiri,” katanya, Sabtu (14/09).
Bupati mengapresiasi penyelenggaraan Bumdes EXPO. Pihaknya mengharapkan gelaran tersebut menjadi agenda rutin dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian warga sekaligus memaksimalkan potensi produk lokal. “Dengan adanya Bumdes EXPO ini artinya kita (Pemerintah Kabupaten Bekasi) terus berupaya agar mereka bisa eksis dalam rangka menunjang perekonomian masyarakat,” tuturnya.

Diketahui, Bumdes EXPO menjadi salah satu rangkaian acara Festival Budaya Rawa Binong. Selain Bumdes EXPO, acara ini juga  turut diisi dengan beragam kegiatan lainnya, seperti tradisi sedekah bumi, lomba rampak gendang, lomba ibing pencug, wayang golek, karnaval busana adat, musik etnik, funbike, bazar produk unggulan Kabupaten Bekasi serta lomba fotografi wisata budaya.

Direktur Bumdes Mustika Cibening, Jefri Ariyanto mengaku sangat senang nugget pisangnya dicicipi rombongan Bupati Bekasi. “Karena ini produk olahan baru kita, jadi kita masih uji coba pasar,” ucapnya.

Untuk mendapatkan bahan baku, yakni pisang Cavendish, Jefri mengaku tidak mengalami kesulitan untuk memperolehnya. Sebab, pisang dipetik langsung dari kebun seluas 2 hektare milik Kepala Desa Cibening, Suryadi Efendi.

“Mudahan-mudahan hasil uji pasar bagus. Kalau memungkinkan, nanti akan kita kembangkan juga untuk penjualan menggunakan sistem online,” tuturnya. (BC)



Siap-Siap, Bakal Ada Air Mancur ‘Raksasa’ di Situ Rawa Binong

Situ Rawa Binong yang terletak di Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat telah ditetapkan menjadi salah satu objek wisata di Kabupaten Bekasi. Hal itu ditandai dengan ditandatanganinya prasasti Objek Wisata Situ Rawa Binong oleh Bupati Bekasi, Sabtu (15/09) kemarin.

Camat Cikarang Pusat, Endin Samsudin mengaku bangga akan hal itu. Dia sangat berharap Situ Rawa Binong dapat menjadi destinasi pariwisata unggulan. Oleh karenanya, dia mendorong agar pembangunan air mancur ‘raksasa’ yang menjadi landmark Kabupaten Bekasi dapat terealisasi di Situ Rawa Binong .
“Kita berharap program pembangunan air mancur yang menjadi ikon Kabupaten Bekasi dapat dilakukan di Rawa Binong, sehingga Rawa Binong ini bisa menjadi lokasi wisata unggulan,” kata Endin Samsudin.

Menurutnya, Situ Rawa Binong adalah lokasi yang tepat. Sebab, Rawa Binong berada di lokasi yang strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat.
“Karena memang lokasinya berada di muka kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi dan berada di dekat jalan tol sehingga lokasinya cukup startegis dan mudah dijangkau. Mudah-mudahan, program ini bisa terealisasi,” ucapnya.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja meyambut baik usulan itu. Ia sepakat jika Situ Rawa Binong harus dikembangkan lagi. “Memang kita juga sudah berencana untuk mengembangkannya lagi, misalnya dengan dibangun air mancur dan lain sebagainya agar bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi orang untuk datang,” kata Eka.
Diketahui, di tahun 2020 hingga 2021 Pemerintah Kabupaten Bekasi berencana membangun tiga landmark yang menjadi ciri khas Kabupaten Bekasi.

Adapun ketiga landmark itu diantaranya adalah air mancur ‘raksasa’ setinggi 50 meter, pusat peradaban sejarah dan budaya Bekasi di Gedung Juang Tambun dan alun-alun Kabupaten Bekasi.

Keberadaan landmark itu diharapkan mampu mempercantik wajah Kabupaten Bekasi dan menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan lokal dan mancanegara untuk berkunjung. (BC)




Dihadiri Bupati Bekasi, Pesta Hajat Rawa Binong Diserbu Antusias Warga

Bekasi, SITU RAWA BINONG.Pesta Hajat Rawa Binong 2019 yang digelar Sabtu (14/9/2019) berlangsung sangat meriah, terlebih karena acara tersebut dihadiri langsung Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja dan pejabat Kementerian Desa, PDT RI, Kepala DPMD Provinsi Jawa Barat yang mewakili Gubernur serta anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Budiyanto. Ribuan orang pun antusias untuk hadir dalam gelaran acara yang digawangi ketua Bumdesa Hegarmukti Lestari, Doni Ardon.

Bersama Bupati, sejumlah pejabat di DPMD Kabupaten Bekasi dan para Camat juga terlihat menemani. Kedatangannya disambut antusias ratusan siswa siswi Sekolah Dasar, puluhan komunitas budayawan, sanggar dan padepokan seni budaya, pengurus Bumdesa se Kabupaten Bekasi, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan awak media. Kehadirannya pun diperebutkan masyarakat untuk sekedar foto selfie.

"Ini pesta luar biasa. Saya membuka Pesta Rawabinong, lalu memberikan award untuk ketua Bumdesa Hegarmukti dan Kepala Desa Hegarmukti, lalu meresmikan Bumdesa Expo tahun 2019 serta menandatangani prasasti Objek Wisata Rawa Binong". 

"Saat ini kita sedang mempersiapkan Situ Rawa Binong sebagai icon wisata Kabupaten Bekasi" ungkap Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja kepada wartawan di stand Bumdesa Mugi Waluya.

Dimulai sejak 10 September 2019, Pesta Hajat Rawabl Binong menampilkan 10 seniman Ibing Pencug hasil seleksi lomba yang digelar pada 10 September 2019. Selain itu, sejumlah padepokan dan sanggar seni turut menampilkan jagoan ibing pencugnya untuk memeriahkan Pesta Rawa Binong.   

Ketua Pesta Hajat Rawa Binong, Doni Ardon, dalam sambutannya mengatakan, Pesta Hajat Rawa Binong tahun ini bertemakan Warisan Seni Budaya sebagai Pesona
Pariwisata Indonesia. 

"Alhamdulillah, acaranya sesuai harapan, masyarakat bersuka cita menyambut keputusan Bupati Bekasi yang secara resmi menetapkan Situ Rawa Binong sebagai objek wisata," jelasnya.

Selain itu, gelaran Bumdesa Expo 2019 Kabupaten Bekasi di Situ Rawa Binong menjadi bukti bahwa Desa Hegarmukti siap menjadi pusat cendera mata Kabupaten Bekasi," ungkapnya. 

Hal itu dibuktikan dengan banyaknya produk unggulan yang didatangkan dari setiap desa se Kabupaten Bekasi dengan produk yang beragam dan memiliki ciri khas.

"Selama ini, wisatawan bingung mencari oleh oleh khas Kabupaten Bekasi,.. nah melalui Bumdesa Expo inilah jawabannya. Semoga ke depan objek wisata Situ Rawa Binong terpilih menjadi pusat cendera mata dan sekaligus icon wisata unggulan Kabupaten Bekasi," harapnya.

"Menjadi kehormatan bagi kami mendapat kunjungan Bupati Bekasi. Event Pesta Hajat Rawa Binong ini sangat penting. Sebab, menjadi wahana pelestarian budaya Kabupaten Bekasi yang merupakan warisan leluhur. Kami juga gembira karena masyarakat menyambutnya dengan antusias," kata Doni Ardon.

Pada Pesta Rawa Binong 2019, berbagai kesenian ditampilkan utuh, mulai dari Ibing Pencug, bajidoran, odong-odong, wayang golek, jaipong, hingga musik etnik.

Selain menampilkan seni budaya, Pesta Rawa Binong juga diikuti sebanyak 1000 lebih peserta funbike yang berasal dari puluhan komunitas funbike se Kabupaten Bekasi.  

"Luar biasa!! Hajat Bumi Rawa Binong tahun ini banjir makna, kita optimis dan siap menggerakkan masyarakat untuk membantu program pemerintah dan sadar wisata," jelas Kepala Desa Hegarmukti, Ajo Subarjo. (***)

PAGUYUBAN PEMUDA HEGARMUKTI MELUNCURKAN BLOG HEGARMUKTI MEDIA INFORMASI

Sebuah media online menyangkut informasi di wilayah desa hegarmukti kec.cikarang pusat kab.Bekasi.
Yang di dirikan oleh para PAGUYUBAN PEMUDA HEGARMUKTI di daerah Cikarang pusat dan sekitarnya. 
Sehingga dapat di akses oleh semua lapisan masyarakat di wilayah Cikarang pusat khusus nya masyarakat desa hegarmukti.
Kami akan informasikan kepada masyarakat desa hegarmukti Mengenai permasalahan sosial dan keluhan serta memberikan saran dan masukan kepada pihak pemerintah desa maupun pemerintah daerah. Ucap /irfan sanijaya

alasan media hegarmukti di bentuk karna PAGUYUBAN PEMUDA HEGARMUKTI peduli kepada desa nya sendiri, pemuda desa hegarmukti sangatlah berharap semoga pemerintahan DESA HEGARMUKTI yang sekarang bisa transparan soal apapun kepada masyarakat dan pemuda di desa hegarmukti. Ucap/ irfan sanijaya

Dan semoga dengan ada nya HEGARMUKTI MEDIA INFORMASI bisa membantu masyarakat desa hegarmukti dan sekitarnya.